Daihatsu Rocky Hybrid mencatat distribusi wholesales sebanyak 662 unit sepanjang Januari-September 2026, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Pada September 2026, SUV hybrid ini kembali dikirim ke jaringan diler sebanyak 40 unit setelah pada Agustus tidak ada distribusi yang terpantau.
Pergerakan penjualannya sepanjang tahun ini terlihat naik-turun. Pada awal 2026, Rocky Hybrid membukukan 40 unit di Januari, lalu meningkat menjadi 80 unit pada Februari. Angka itu sempat turun ke 65 unit pada Maret, sebelum naik lagi menjadi 95 unit pada April.
Memasuki pertengahan tahun, distribusinya tercatat 72 unit pada Mei dan 78 unit pada Juni. Puncak pengiriman terjadi pada Juli 2026 ketika model ini mencatat 192 unit, yang menjadi capaian bulanan tertinggi selama periode Januari hingga September 2026.
Setelah itu, tidak ada unit yang tercatat pada Agustus, lalu aktivitas distribusi kembali muncul pada September dengan 40 unit. Jika dijumlahkan, total 662 unit tersebut menempatkan Rocky Hybrid sebagai salah satu model elektrifikasi yang ikut menyumbang pergerakan pasar Daihatsu di Indonesia sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.
Di level merek, Daihatsu sendiri mencatat total distribusi 112.442 unit selama Januari-September 2026. Angka ini menunjukkan kontribusi Rocky Hybrid masih berada dalam porsi kecil dibanding keseluruhan pengiriman merek asal Jepang tersebut, meski model ini cukup menarik perhatian karena statusnya sebagai hybrid pertama Daihatsu di Indonesia.
Rocky Hybrid mulai diperkenalkan pada 2025 dan didatangkan secara utuh dari Jepang atau Completely Built Up (CBU). Model ini memakai teknologi e-Smart Hybrid, yang oleh Daihatsu disebut sebagai Real Series Hybrid. Dalam skema tersebut, penggerak utama roda berasal dari motor listrik, sementara mesin bensin bertugas sebagai generator untuk mengisi baterai.
Konsep itu membuat Rocky Hybrid menawarkan pengalaman berkendara yang mendekati mobil listrik tanpa perlu pengisian daya dari charger eksternal. Mobil ini dibekali mesin 1.200 cc berkode WA-VEX, baterai hybrid 177,6 volt, serta motor listrik dengan output maksimum 106 PS dan torsi puncak 170 Nm. Di Indonesia, per Oktober 2026, harga jualnya tercatat Rp 299,85 juta.









Discussion about this post