klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Internasional

Trump Bantah Kabar Tawaran Keringanan Sanksi untuk Iran di Tengah Negosiasi Nuklir

by
30 September 2026 - 10:47
Reading Time: 2 mins read
0
Trump Bantah Kabar Tawaran Keringanan Sanksi untuk Iran di Tengah Negosiasi Nuklir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menepis laporan yang menyebut Washington siap memberi keringanan sanksi dan mencairkan dana Iran yang dibekukan sebagai imbalan atas langkah-langkah terkait program nuklir. Bantahan itu ia sampaikan melalui akun Truth Social pada Senin, 28 September 2026, setelah laporan Axios memicu spekulasi soal adanya kompromi baru antara AS dan Teheran.

Dalam unggahannya, Trump menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menjanjikan fasilitas apa pun kepada Iran. Ia juga meminta media yang memuat laporan tersebut menarik kembali pemberitaan itu. “Ini tidak benar. Saya tidak menawarkan mereka APA PUN!,” tulis Trump, seperti dikutip The Hill. Ia menyebut cerita itu sebagai hoaks dan menuduh media tersebut sengaja menyebarkan informasi keliru.

Meski dibantah Trump, sejumlah laporan lain menggambarkan adanya pembicaraan yang lebih luas antara kedua pihak. CNN, mengutip pejabat AS, melaporkan bahwa keringanan sanksi dan pencairan dana memang dibahas sebagai kemungkinan jika Iran menunjukkan perkembangan nyata. Informasi itu kemudian diteruskan Straits Times, yang menyebut proses diplomasi tidak langsung sedang digerakkan oleh mediator dari Qatar dan Pakistan.

Upaya tersebut berlangsung di New York City melalui pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Setelah itu, pembicaraan disebut akan dilanjutkan bersama perwakilan dari pemerintahan Trump. Seorang pejabat AS mengatakan dialog itu sejauh ini berjalan positif dan konstruktif, sementara Iran dinilai memberi sinyal lebih lentur. Namun, jalan menuju kesepakatan masih jauh karena kedua pihak belum sepakat soal urutan langkah, terutama mengenai program nuklir.

Kabar soal kemungkinan kelonggaran sanksi muncul tak lama setelah Trump menolak usulan damai Iran selama tujuh hari pada Sabtu sebelumnya. Rencana yang diajukan Teheran itu mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian aksi saling serang, serta kelanjutan perundingan nuklir. Associated Press melaporkan Iran juga meminta agar blokade laut AS terhadap pelabuhannya dihentikan, pembatasan penjualan minyak dicabut, dan gencatan senjata di Lebanon diperpanjang.

Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menjelaskan penolakan Washington terjadi karena Iran ingin semua janji dipenuhi sejak awal, termasuk pengurangan sanksi dalam kerangka Operasi Economic Fury dan mekanisme snapback PBB. Di sisi lain, Trump masih memperkirakan pejabat AS akan kembali berunding dengan Iran pekan ini. Meski begitu, ia belum menutup opsi militer. Menurut Straits Times, konflik yang terkait Iran telah berlangsung selama tujuh bulan sejak serangan awal AS dan Israel pada 28 Februari 2026, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke wilayah Israel serta pangkalan AS di negara-negara Teluk.

Serangkaian serangan itu telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar dan memaksa jutaan warga meninggalkan rumah mereka. Bagi Trump, pelemahan kemampuan nuklir Iran tetap menjadi tujuan utama. Sementara itu, Iran menegaskan program nuklirnya ditujukan untuk kepentingan damai dan diklaim sebagai hak negara anggota Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT).

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Sumber: www.idntimes.com

ShareTweetSend

Related Posts

Iran Kembali Tolak Jalur Negosiasi dengan AS di Tengah Sanksi dan Serangan
Internasional

Iran Kembali Tolak Jalur Negosiasi dengan AS di Tengah Sanksi dan Serangan

30 September 2026 - 09:17
Trump Menolak Usulan Iran untuk Buka Selat Hormuz dan Mulai Negosiasi Nuklir
Internasional

Trump Menolak Usulan Iran untuk Buka Selat Hormuz dan Mulai Negosiasi Nuklir

30 September 2026 - 03:17
PM Lebanon Desak Mekanisme Tiga Pihak untuk Dorong Penarikan Israel
Internasional

PM Lebanon Desak Mekanisme Tiga Pihak untuk Dorong Penarikan Israel

30 September 2026 - 01:18
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Budaya Turkmenistan Sejajar Shakespeare dan Goethe
Internasional

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Budaya Turkmenistan Sejajar Shakespeare dan Goethe

4 Juni 2026 - 14:51
AS Gempur Iran Lagi: Negosiasi Gagal
Internasional

AS Gempur Iran Lagi: Negosiasi Gagal

2 Juni 2026 - 23:40
61 Negara Bersatu: Perang Global Melawan Deepfake AI dan Pelecehan Seksual Digital
Internasional

61 Negara Bersatu: Perang Global Melawan Deepfake AI dan Pelecehan Seksual Digital

2 Juni 2026 - 14:47
Next Post
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Pelanggaran Finansial Premier League

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Pelanggaran Finansial Premier League

Indonesia Masih Harus Berjuang di Laga Terakhir untuk Menjaga Asa ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia Masih Harus Berjuang di Laga Terakhir untuk Menjaga Asa ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com