Winger Malaysia, Arif Aiman Hanapi, menjadi salah satu pemain yang paling menonjol saat timnya menahan Timnas Indonesia 0-0 pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). Aksinya berulang kali membuat lini belakang Indonesia bekerja keras, bahkan memicu kartu merah untuk Thom Haye setelah tinjauan VAR.
Pemain Johor Darul Ta’zim berusia 24 tahun itu tampil dengan kecepatan dan kelincahan yang sulit diimbangi. Ia beberapa kali menemukan ruang kosong di sisi pertahanan Indonesia, lalu melakukan akselerasi yang memaksa para pemain belakang tetap waspada sepanjang pertandingan. Dalam duel satu lawan satu, Arif juga kerap keluar sebagai pemenang.
Ancaman paling awal dari Arif datang pada menit ke-12. Ia melakukan solo run dari area tengah, melewati Justin Hubner, lalu melepaskan tembakan dari sudut yang sangat sempit. Upayanya berhasil dibendung oleh Maarten Paes. Tak berhenti di situ, pada menit ke-29 ia kembali menguji kiper Indonesia lewat tembakan jarak jauh, meski bola masih dapat diamankan Paes.
Kelincahan Arif juga berperan dalam insiden yang mengubah jalannya pertandingan. Saat mencoba menghentikan laju sang winger, Thom Haye melakukan pelanggaran. Wasit sempat memberikan kartu kuning, namun keputusan itu kemudian ditingkatkan menjadi kartu merah setelah pemeriksaan VAR. Akibatnya, Indonesia harus bermain dengan 10 orang selama lebih dari satu jam.
Meski laga berakhir tanpa gol, penampilan Arif mendapat sorotan positif, termasuk dari pendukung Indonesia yang menilai aksinya layak diapresiasi. Di sisi lain, pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe menyebut keberadaan Arif membantu timnya menyusun serangan dengan lebih rapi ketika mencoba menembus pertahanan lawan. Ia menilai kecepatan lari dan kemampuan Arif di area sempit menjadi nilai penting bagi timnya.
Sebelum pertandingan ini, Arif sempat menyampaikan pandangan yang cukup tegas soal kualitas skuad Indonesia. Ia menilai tim Merah Putih memiliki banyak pemain yang berkarier di Eropa dan mungkin lebih unggul secara kualitas. Namun, ia juga menegaskan bahwa Malaysia akan memberikan perlawanan terbaik dalam laga yang intens dan penuh tekanan. Penampilannya di GBK kemudian membuat pernyataan itu kembali dibicarakan, karena di lapangan ia justru menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan para pemain Indonesia.
Sumber: superball.bolasport.com










Discussion about this post