klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Nusron Wahid: PAD Naik 300% dengan Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak

Redaksi by Redaksi
14 April 2026 - 16:21
Reading Time: 2 mins read
0
Nusron Wahid: PAD Naik 300% dengan Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Peningkatan PAD Tanpa Kenaikan Tarif Pajak

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak selalu harus dilakukan dengan menaikkan tarif pajak. Fokus utamanya adalah pada perbaikan tata kelola data melalui penyelarasan informasi pertanahan dan perpajakan.

Penyelarasan ini dilakukan dengan mengintegrasikan Nomor Induk Bidang (NIB) yang dimiliki BPN dengan Nomor Objek Pajak (NOP) yang dikelola oleh pemerintah daerah. Langkah sinkronisasi ini terbukti mampu meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 300 persen di beberapa wilayah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Nusron saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-NTB di Kota Mataram, Jumat (10/4/2026). Ia menjelaskan bahwa saat ini masih banyak ditemukan ketidaksesuaian antara data bidang tanah dengan data objek pajak yang ada di daerah.

Kondisi data yang tidak sinkron menyebabkan potensi penerimaan pajak tidak tergarap secara maksimal dan berisiko menimbulkan ketidakadilan bagi wajib pajak. Dengan integrasi data, setiap bidang tanah memiliki identitas tunggal, sehingga meminimalisir adanya duplikasi atau kesalahan pencatatan luas lahan.

Beberapa daerah seperti Kota Tangerang dan Kabupaten Sragen telah menjadi contoh dalam menerapkan sistem sinkronisasi data pertanahan ini. Menteri Nusron mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk segera melakukan langkah serupa guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak.

Dengan sistem yang terintegrasi, pembangunan daerah diharapkan menjadi lebih efektif sekaligus menghadirkan sistem perpajakan yang lebih adil bagi masyarakat.

Manfaat Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan

  • Integrasi data memastikan setiap bidang tanah memiliki identitas tunggal.
  • Mengurangi risiko duplikasi atau kesalahan pencatatan luas lahan.
  • Meningkatkan efisiensi dan keakuratan dalam pengelolaan pajak.
  • Memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
  • Menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil bagi masyarakat.

Contoh Daerah yang Berhasil

Beberapa daerah telah membuktikan bahwa integrasi data pertanahan dan perpajakan dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Contohnya:

  • Kota Tangerang: Telah menerapkan sistem sinkronisasi data yang berhasil meningkatkan penerimaan pajak secara signifikan.
  • Kabupaten Sragen: Menjadi contoh lain dalam menerapkan sistem yang sama, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi data.

Tantangan dan Solusi

Meski terdapat manfaat besar dari integrasi data, beberapa tantangan tetap perlu diatasi. Misalnya, ketidaksesuaian data antara lembaga pertanahan dan pemerintah daerah. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kerja sama yang kuat antara berbagai instansi terkait.

Selain itu, diperlukan juga pelatihan dan sosialisasi kepada petugas serta masyarakat agar mereka memahami pentingnya data yang akurat dan terintegrasi. Hal ini akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan mereka.

Kesimpulan

Integrasi data pertanahan dan perpajakan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan PAD tanpa harus menaikkan tarif pajak. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat mengelola sumber daya secara lebih efektif dan adil. Selain itu, masyarakat juga akan merasa lebih nyaman dan percaya terhadap sistem perpajakan yang diterapkan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan
Ekonomi

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan

2 Oktober 2026 - 18:56
Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak
Ekonomi

Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak

2 Oktober 2026 - 18:55
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah
Ekonomi

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah

1 Oktober 2026 - 09:18
Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026
Ekonomi

Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026

1 Oktober 2026 - 08:18
Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026
Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026

30 September 2026 - 19:17
Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram
Ekonomi

Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram

30 September 2026 - 12:17
Next Post
Halal Bihalal Pemprov Kepri-BKMT, Ansar Ahmad Tekankan Kebersamaan dan Komitmen Pembinaan Umat

Halal Bihalal Pemprov Kepri-BKMT, Ansar Ahmad Tekankan Kebersamaan dan Komitmen Pembinaan Umat

Dalang Penyebab Layanan Bank Jambi Lumpuh Masih Mysterious, Belum Ada Tersangka

Dalang Penyebab Layanan Bank Jambi Lumpuh Masih Mysterious, Belum Ada Tersangka

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com