BATAM, KLIKKEPRI.com – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD 2026, Senin 3 Agustus 2026.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Muhammad Kamaluddin didampingi Wakil Ketua II Budi Mardiyanto dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda. Hadir Forkopimda dan kepala OPD.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam paparannya menyebut perubahan dilakukan karena adanya perkembangan yang tidak sesuai asumsi KUA sebelumnya.
Hal itu mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020.
“Pemerintah Kota Batam melakukan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS dengan mempedomani Perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026,” kata Amsakar.
Target pendapatan daerah naik 1,7 persen menjadi Rp4,255 triliun dari semula Rp4,184 triliun. Kenaikan ditopang PAD yang naik 4,82 persen menjadi Rp2,706 triliun.
Optimalisasi pajak daerah, tambahan titik videotron, dan pencairan piutang BPHTB menjadi penyumbang utama.
Namun pendapatan transfer turun 3,4 persen menjadi Rp1,548 triliun akibat penyesuaian DBH CHT dan transfer antar daerah. Retribusi daerah juga turun.
Belanja daerah diusulkan naik 4,84 persen menjadi Rp4,508 triliun dari Rp4,299 triliun. Kenaikan diarahkan untuk mendukung tema “Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Investasi” melalui 5 prioritas pembangunan.
Belanja operasi naik 4,45 persen menjadi Rp3,591 triliun. Belanja modal naik 7,48 persen menjadi Rp905,55 miliar untuk pendidikan, kesehatan, bus sekolah, banjir, dan PJU. Belanja tidak terduga turun 41,13 persen menjadi Rp11,33 miliar.
Penerimaan pembiayaan melonjak 135,91 persen menjadi Rp272,48 miliar dari Rp115,5 miliar. Sumbernya dari pelampauan pendapatan, penghematan belanja, SiLPA BLUD, dan sisa Dana BOS.
Amsakar memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Batam 2026 sebesar 6,4 persen hingga 7,4 persen. Inflasi diproyeksi 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Usai penyampaian, dokumen diserahkan ke pimpinan DPRD. Kamaluddin menyatakan rancangan selanjutnya akan dibahas Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemko Batam. (*)










Discussion about this post