BATAM, KLIKKEPRI.com – Minggu, 26 Juli 2026 sore ini terasa berbeda di Guest House BP Batam, Tanjung Pinggir, Sekupang.
Di tengah riuh tamu undangan, ruangan mendadak hening. Semua mata tertuju ke satu titik. Di sanalah Gianza menggenggam tangan wali dan mengucap ijab kabul.
Satu tarikan napas. Sah. Gianza dan Dewi kini resmi menjadi pasangan suami istri, di hadapan penghulu, saksi, dan Tuhan.
Air mata tidak bisa dibendung. Bukan hanya dari pengantin, tapi juga dari orang tua dan para tamu.
Usai prosesi, Gianza tampak masih diliputi haru. Ia menunduk, lalu menyampaikan terima kasih.
“Alhamdulillah semuanya lancar. Terima kasih banyak kepada Kepala KUA dan seluruh jajaran KUA Sekupang. Pelayanan dan bimbingannya sangat berarti bagi kami,” ujarnya lirih.
Ia secara khusus menyebut nama penghulu yang memimpin akad.
“Terima kasih Pak H. Hamdanis, khotbah dan doa bapak menyentuh hati kami. Semoga menjadi amal jariyah,” lanjutnya.
Momen paling mengharukan terjadi setelahnya. Gianza berjalan ke arah abang dan kakaknya. Ia bersimpuh, meminta maaf karena melangkah lebih dulu ke pelaminan.
Puncaknya, ia bersujud di hadapan kedua orang tuanya. Memohon doa restu atas semua cinta dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Beberapa tamu tampak mengusap mata menyaksikan pemandangan itu.
“Semoga pernikahan ini menjadi awal keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dan terima kasih untuk semua doa dari tamu yang hadir hari ini,” tutup Gianza, sembari menggandeng tangan Dewi. ***









Discussion about this post