BATAM, KLIKKEPRI.com — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY) di Markas Yonif 10 Marinir/SBY, Bulang, Selasa (21/7/2026).
Dalam acara tersebut, tongkat kepemimpinan Danyonif 10 Marinir/SBY resmi diserahterimakan dari Letkol Marinir Aris Moko kepada Letkol Marinir Hariyono.
Amsakar menegaskan bahwa kekompakan dan soliditas unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan fondasi utama dalam menjaga kondusivitas Kota Batam.
Menurutnya, Batam memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka sebagai beranda terdepan bagian barat Indonesia.
Terjaminnya keamanan wilayah akan menjadi magnet utama dalam mendongkrak tren investasi, pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
“Kebersamaan, sinergitas, dan kolaborasi ini harus terus menjadi ciri khas Forkopimda Kota Batam. Posisi Batam sangat strategis berada di Selat Malaka sebagai beranda terdepan Indonesia di bagian barat. Oleh karena itu, kondusivitas harus betul-betul kita jaga bersama agar tidak ada gangguan keamanan yang dapat memengaruhi citra bangsa di mata internasional. Semua capaian pertumbuhan ekonomi dan investasi butuh rasa aman dan nyaman,” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Selasa (21/7/2026).
Amsakar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Letkol Marinir Aris Moko atas pengabdiannya selama hampir tiga tahun menjaga Batam, serta menyambut hangat kedatangan Letkol Marinir Hariyono sebagai pejabat baru.
Danyonif 10 Marinir/SBY yang baru, Letkol Marinir Hariyono, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi erat bersama Pemko Batam dan instansi terkait guna mengawal kedaulatan serta menciptakan stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Batam. (din)










Discussion about this post