BATAM, KLIKKEPRI.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memacu proyek peremajaan Underpass Pelita.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen nyata lembaga dalam mendongkrak kualitas infrastruktur penunjang, menjamin keselamatan berkendara, serta mempercantik visual lanskap perkotaan, Kamis (16/7/2026).
Program revitalisasi intensif ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, yang menempatkan peningkatan fasilitas publik sebagai program prioritas kerja.
Hingga pertengahan bulan ini, mayoritas item pekerjaan utama dilaporkan telah selesai dikerjakan, dan kini proyek sedang memasuki fase akhir penyempurnaan elemen-elemen pelengkap bangunan.
Anggota sekaligus Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan estetika ini wajib mengutamakan keselamatan jangka panjang.
Oleh karena itu, tim teknis di lapangan sangat berhati-hati dalam mengeksekusi peremajaan agar sama sekali tidak mengusik atau melemahkan kekuatan struktur beton utama lorong bawah tanah tersebut.
“Kami berusaha keras untuk tidak menyentuh atau memodifikasi struktur utama underpass agar tidak memengaruhi kekuatan konstruksi bangunan. Karena alasan keamanan itu, kami menghindari segala bentuk aktivitas pengeboran pada bagian atap terowongan. Saat ini, fokus pekerja di lapangan dialihkan pada pembuatan tutup drainase bawah serta penambahan struktur penguat komponen lightbox agar lebih kokoh dan stabil,” jelas Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto, Kamis (16/7/2026).
Mouris menambahkan, untuk memperketat aspek pengamanan aset negara dan menekan angka kriminalitas jalanan, BP Batam juga telah memasang deretan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis sepanjang area lintasan underpass.
Pemasangan kamera pemantau ini bertujuan mempermudah deteksi dini sekaligus mencegah aksi vandalisme corat-coret maupun pencurian komponen lampu jalanan.
Proyek peremajaan Underpass Pelita ini ditargetkan dapat rampung total dan dibuka penuh untuk publik pada akhir Juli 2026.
BP Batam turut mengimbau dan mengajak seluruh lapisan pengguna jalan di Kota Batam untuk bersama-sama merawat serta menjaga kebersihan fasilitas yang telah dipercantik ini agar asas manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (din)










Discussion about this post