Polemik Rumah Tangga Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas: Sindiran Adik Sarwendah Picu Reaksi Betrand Peto
Kisah rumah tangga presenter ternama Ruben Onsu dan istrinya, Sarwendah, terus menjadi sorotan publik. Setelah proses perceraian yang telah resmi diputus, situasi semakin memanas dengan terungkapnya kesulitan Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya. Keadaan ini diperparah dengan munculnya unggahan dari adik Sarwendah, Wendy Lo, yang dinilai mengandung sindiran tajam, memicu reaksi keras dari anak angkat Ruben, Betrand Peto.
Permasalahan ini bermula ketika Ruben Onsu secara terbuka mengungkapkan kesulitannya untuk bertemu dengan kedua putri kandungnya, Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu, serta anak angkatnya, Betrand Peto. Kesulitan ini bahkan membuat Ruben mengambil langkah hukum dengan menggandeng tim kuasa hukumnya.
Betrand Peto Buka Suara Bela Ruben Onsu
Di tengah ramainya perbincangan publik dan berbagai spekulasi yang beredar, Betrand Peto tak tinggal diam. Sebagai anak yang dekat dengan Ruben Onsu, ia merasa terpanggil untuk membela sang ayah. Melalui akun Instagram pribadinya, @betrandpetoputraonsu, Betrand melayangkan respons tegas yang ditujukan kepada pihak yang ia anggap telah ikut campur dalam urusan keluarga mereka.
Dalam unggahannya, Betrand dengan lugas meminta seseorang untuk berhenti berbicara mengenai persoalan yang bukan menjadi urusannya. “Hush berisik tante,” tulis Betrand, yang akrab disapa Onyo, dalam unggahan tersebut. Ia menilai sosok yang dimaksud terlalu sering mencampuri urusan orang lain. “Ikut campur terus urusan orang lain,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Betrand juga melontarkan kritik pedas kepada pihak yang dianggapnya memperkeruh suasana. “Manusia provokator,” pungkasnya, menunjukkan kekesalannya terhadap individu yang dinilainya sengaja membuat masalah semakin rumit.
Sindiran Adik Sarwendah Tuai Kontroversi
Kemunculan sindiran dari adik Sarwendah, Wendy Lo, menjadi salah satu pemicu utama reaksi Betrand Peto. Melalui akun Threads miliknya, @wendy_wlo, Wendy mengunggah beberapa kalimat yang dinilai warganet mengandung sindiran terkait konflik yang sedang terjadi. Salah satu unggahan yang paling banyak dibicarakan berbunyi, “Duh cape banget sama drama benchong.”
Unggahan ini memicu beragam komentar dan spekulasi dari pengguna media sosial. Banyak yang mengaitkan sindiran tersebut dengan polemik yang sedang dihadapi Ruben Onsu dan Sarwendah.
Selain kalimat tersebut, Wendy juga mengungkapkan pandangannya mengenai fenomena drama yang ramai diperbincangkan di media sosial belakangan ini. Ia merasa lelah melihat situasi yang terus bergulir dan menyarankan agar pihak-pihak yang terlibat sebaiknya bertemu secara langsung untuk menyelesaikan masalah. “Kata gw sih ketemuan aja biar kelar,” tulisnya.
Namun, nada sindiran kembali muncul saat Wendy menambahkan, “Itu juga kalo berani.” Kalimat ini justru menuai banyak kritikan dari warganet. Alih-alih mendapat dukungan, Wendy Lo justru mendapat teguran dari banyak pengguna internet yang memintanya untuk menjaga sikap dan tutur katanya, terutama kepada mantan kakak iparnya.
Beberapa komentar warganet yang muncul antara lain:
* “Gabaik blg gitu, dlu pernah jadi bagian dari keluarga mba, menghargai dan menghormati itu bare minimun.”
* “Hahaha dlu pernah jadi bagian keluarga pernah jg makan hasil keringat dr ruben kok gitu ucapannya.”
* “Yaelah lu sama kakak lu sm wae cuih.”
Kritikan ini menunjukkan bahwa banyak pihak yang merasa Wendy Lo seharusnya menunjukkan sikap yang lebih bijak dan menghargai Ruben Onsu, mengingat masa lalu hubungan mereka.

Perjanjian Hak Bertemu Anak dan Dugaan Pelanggaran
Sebelumnya, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya, meskipun telah ada perjanjian tertulis yang disepakati bersama Sarwendah setelah mereka memutuskan berpisah.
Menurut Minola, sejak awal proses perceraian, pihak Sarwendah telah menawarkan untuk membuat kesepakatan mengenai harta gana-gini dan hak asuh anak. Kesepakatan ini bahkan diusulkan oleh pihak Sarwendah sendiri.
“Kesepakatan mengenai harta gana-gini, kesepakatan mengenai anak,” ungkap Minola, mengutip pernyataan dari YouTube Reyben Entertainment. “Jadi semua sudah dituangkan dalam perjanjian.”
Lebih lanjut, Minola menjelaskan bahwa dalam perjanjian tersebut, secara jelas tercantum hak Ruben Onsu untuk bertemu dengan anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam seminggu.
* Dalam perjanjian nomor 39, diatur dua masalah utama:
* Masalah anak.
* Masalah harta gana-gini.
* Khusus mengenai masalah anak, tertulis dengan tegas bahwa Ruben memiliki waktu berkumpul bersama anak-anaknya selama dua sampai tiga hari dalam satu minggu. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak dapat memiliki quality time bersama ayah mereka.
Namun, Minola menyayangkan bahwa fakta di lapangan tidak sesuai dengan perjanjian tersebut. Sejak awal perceraian hingga saat ini, Ruben Onsu tidak mendapatkan kebebasan waktu yang telah disepakati untuk bertemu dengan kedua putrinya.
* Setiap kali Ruben ingin bertemu anak-anaknya, Sarwendah selalu memberikan alasan.
* Alasan yang sering disampaikan adalah anak-anak ingin bertemu teman-teman mereka atau bermain dengan teman-teman.
Minola menegaskan bahwa hal ini sangat disesalkan, karena hak seorang ayah untuk bertemu dengan buah hatinya, serta hak anak untuk bertemu dengan ayahnya, seharusnya terpenuhi. Ia berharap Sarwendah dapat mengatur waktu anak-anaknya agar mereka bisa meluangkan waktu untuk berkumpul bersama ayah mereka.
Ruben Onsu dan Sarwendah menikah pada 22 Oktober 2013 di Bali. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak kandung, Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu. Mereka juga mengangkat Betrand Putra Onsu sebagai anak angkat. Pada September 2024, Ruben Onsu resmi bercerai dari Sarwendah. Dalam putusan cerainya, hak asuh ketiga anak mereka jatuh ke tangan Sarwendah, yang membuat anak-anak tinggal bersama sang mantan istri. Namun, baru-baru ini, Betrand Peto dikabarkan memilih untuk tinggal bersama Ruben Onsu.









Discussion about this post