Ruben Onsu Kini Fokus pada Agama, Sementara Sarwendah Merespons Isu Pesugihan
Setelah menghadapi berbagai isu yang muncul, kini mantan suami Sarwendah, Ruben Onsu, semakin serius dalam menjalani kehidupan sebagai seorang mualaf. Ia tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga aktif mengikuti kajian bersama para ustadz ternama. Salah satu contohnya adalah kajian yang diikuti Ruben Onsu bersama Ustadz Fatih Karim dengan tema “DIMANA TITIK BALIK MU?”.
Postingan tersebut mendapat banyak respons positif dari netizen. Banyak dari mereka memberikan doa agar Ruben Onsu tetap istiqamah dalam menjalankan agama Islam. Beberapa komentar seperti:
- Masya Allah senang liat kak ruben istiqomah masuk Islam
- Barakallah fiikum @ruben_onsu Allah mudahkan semua urusan baik dunia dan akhirat aamiin
- Ya berkahi ilmu yang diberikan guru ustadz @fatihkarim . Aamiin.
- Bersama orang2 saleh
- Muliakan hamba MU ini Ya Allah angkat derajat nya
Dengan fokus pada agama, Ruben Onsu tampaknya ingin menemukan ketenangan dalam hidupnya. Ia tidak lagi terlalu memperhatikan polemik yang muncul dengan mantan istrinya. Namun, isu pesugihan yang sempat ramai diperbincangkan publik masih menjadi sorotan utama.
Sarwendah Akhirnya Berbicara tentang Isu Pesugihan
Akhirnya, Sarwendah memberikan respons atas isu pesugihan yang menyeret namanya. Ia menyampaikan perasaannya melalui akun Threads pribadinya. Dalam unggahan pertamanya, ia menyatakan bahwa namanya sering dijadikan bahan clickbait oleh media. Ini membuatnya merasa lelah karena selalu dikaitkan dengan berita sensasional.
“Namaku clickbait banget ya sampai nggak berhenti-henti dipakai. Okelah berarti aku,” tulis Sarwendah dalam unggahan yang viral.
Tidak lama setelah itu, ia kembali membuat unggahan lain yang lebih tajam. Kali ini, ia menyinggung isu pesugihan yang sempat dialamatkan kepadanya. Saat itu, Sarwendah sedang menjalani proses syuting film horor di Serbia dan memanfaatkan momen tersebut untuk melontarkan komentar bernada satir.
“Kebetulan ini juga disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa nggak ada harganya, bahaya luar biasa. Apakah di luar negeri juga ada pesugihan?” tulisnya disertai emoji tertawa.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu beragam reaksi. Banyak yang menilai sindiran Sarwendah sebagai bentuk kekesalan terhadap rumor yang terus menyeret namanya di media sosial.
Penjelasan Tim Hukum Sarwendah
Isu ini bermula setelah beredar luas potongan video wawancara Marcel Radhival (Pesulap Merah) dengan seorang pria yang mengaku sebagai juru kunci objek wisata religi Pesarean Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Dalam rekaman itu, sang kuncen mengklaim bahwa sejumlah figur publik, termasuk Sarwendah, pernah datang ke lokasi untuk melakukan ritual tertentu.
Tim kuasa hukum Sarwendah meluruskan bahwa kedatangan mantan istri Ruben Onsu tersebut ke Gunung Kawi terjadi sekitar tahun 2021 atau 2022 silam. Kehadirannya di lokasi murni untuk keperluan pekerjaan, yaitu syuting produksi konten podcast horor bertajuk “Kakak Beradik” yang tayang di MOP Channel.
Isu Kesehatan Ruben Onsu Disalahpahami
Selain isu pesugihan, isu miring juga sedang menerpa penyanyi Sarwendah. Mantan istri Ruben Onsu itu dituding melakukan praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur. Bahkan, isu ini kemudian secara liar dikaitkan oleh warganet dengan kondisi kesehatan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Adanya isu ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan keberadaan Sarwendah di Gunung Kawi viral di media sosial. Netizen pun langsung berspekulasi dan menuduh bahwa penyakit misterius yang diderita Ruben Onsu merupakan dampak dari guna-guna atau ritual pesugihan tersebut.
Menanggapi tudingan yang kian menyudutkan kliennya, tim penasihat hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham, langsung memberikan klarifikasi tegas. Mereka menyatakan bahwa seluruh anggapan netizen yang mengaitkan Sarwendah dengan penyakit Ruben Onsu adalah kebohongan besar.
[TABLE]
| Nama | Peran |
|——|——-|
| Chris Sam Siwu | Kuasa Hukum Sarwendah |
| Simon Abraham | Kuasa Hukum Sarwendah |
[/TABLE]










Discussion about this post