Pergerakan Harga Emas Pekan Ini
Harga emas logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan di pekan ini (11-17 Mei 2026). Berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam mengakhiri pergerakannya di level Rp2.769.000 per gram pada Minggu (17/5/2026), setelah sepekan cenderung bergerak di kisaran Rp2,8 juta-an. Harga emas pekan ini bergerak dalam rentang Rp2.769.000 hingga Rp2.859.000 per gram.
Pergerakan Harga Emas Sepekan
Pergerakan harga emas Antam pekan ini dimulai dengan penurunan harga sebesar Rp20 ribu menjadi Rp2.819.000 per gram pada Senin (11/5). Pada Selasa (12/5), harga emas Antam naik hingga Rp40 ribu menjadi Rp2.859.000 per gram. Pada Rabu (13/5), harga emas Antam turun Rp20 ribu menjadi Rp2.839.000 per gram, dan bertahan hingga Kamis (14/5).
Pada Jumat (15/5), harga emas turun lagi sebesar Rp20 ribu menjadi Rp2.819.000 per gram. Di akhir pekan, Sabtu (16/5), harga emas merosot hingga Rp50 ribu menjadi Rp2.769.000 per gram sampai hari ini, Minggu (17/5).
Harga Emas Turun 1,77 Persen Sepanjang Pekan

Harga emas sepekan kemarin turun sebesar Rp50 ribu atau 1,77 persen, terhitung dari 11 hingga 17 Mei 2026. Harga tertinggi pekan ini terjadi pada Selasa (12/5) dengan level Rp2.859.000 per gram, sedangkan harga terendahnya tercatat pada Sabtu (16/5) di level Rp2.769.000 per gram.
Pergerakan Harga Buyback Sepekan

Harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp50 ribu atau 1,9 persen sepanjang pekan ini. Pekan ini, harga buyback emas Antam mencapai level tertinggi pada Selasa (12/5) sebesar Rp2.676.000 per gram.
Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan oleh Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam. Penurunan harga buyback ini dapat memengaruhi minat masyarakat untuk menjual emas mereka, terutama jika harga pasar lebih tinggi daripada harga buyback yang ditawarkan oleh Antam.
Tips untuk Menghindari Kesalahan Saat Berinvestasi Emas
Berinvestasi emas bisa menjadi pilihan yang menarik, namun beberapa kesalahan umum sering terjadi. Berikut adalah beberapa kesalahan yang harus dihindari:
-
Tidak memahami nilai emas secara keseluruhan
Banyak investor hanya fokus pada harga emas tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti inflasi, suku bunga, dan kondisi ekonomi global. Hal ini bisa menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat. -
Membeli emas dalam jumlah besar tanpa rencana
Membeli emas dalam jumlah besar tanpa memiliki strategi investasi yang jelas dapat berisiko, terutama jika harga emas turun tajam. Sebaiknya lakukan diversifikasi investasi agar risiko tidak terlalu besar. -
Tidak memperhatikan biaya transaksi
Biaya transaksi seperti ongkos pengiriman, pajak, dan biaya penyimpanan bisa memengaruhi keuntungan Anda. Pastikan untuk memperhitungkan semua biaya tersebut sebelum melakukan pembelian. -
Mengabaikan perubahan harga pasar
Harga emas bisa sangat fluktuatif. Investor perlu terus memantau pergerakan harga pasar dan bersiap untuk mengambil keputusan sesuai dengan situasi yang ada.
Dengan memahami pergerakan harga emas dan menghindari kesalahan umum, investasi emas bisa menjadi pilihan yang aman dan menguntungkan.










Discussion about this post