klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Internasional

Trump Ancam Kurangi Pasukan AS di Jerman

Redaksi by Redaksi
6 Mei 2026 - 11:37
Reading Time: 2 mins read
0
Trump Ancam Kurangi Pasukan AS di Jerman

Ancaman Trump untuk Mengurangi Pasukan AS di Jerman

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Rabu (29/4/2026), mengumumkan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan pengurangan jumlah pasukannya yang bermarkas di Jerman. Keputusan ini akan diambil dalam waktu dekat dan menjadi langkah yang sangat mengejutkan bagi negara-negara Eropa. Ancaman ini muncul setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengkritik strategi Washington dalam perang melawan Iran. Hubungan antara kedua pemimpin semakin tegang akibat memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Perseteruan Antara Trump dan Merz tentang Perang di Iran

Perseteruan antara Trump dan Merz bermula ketika Kanselir Jerman tersebut berbicara di depan para pelajar di Marsberg pada awal pekan ini. Ia menyebut bahwa AS tidak memiliki strategi yang jelas dalam menghadapi Iran dan sedang dipermalukan oleh negosiator Iran. Merz menyatakan bahwa orang-orang Iran sangat terampil dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya terampil dalam tidak bernegosiasi. Mereka membiarkan delegasi Amerika bepergian jauh ke Islamabad lalu pulang dengan tangan kosong.

Trump merespons komentar Merz melalui akun Truth Social miliknya. Ia menilai Merz meremehkan program senjata nuklir Iran dan tidak mengerti apa pun soal situasi perang. “Kanselir Jerman Friedrich Merz berpikir bahwa tidak masalah bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir. Ia benar-benar tidak tahu apa yang sedang ia bicarakan!” tulis Trump.

Jerman Menampung 38 Ribu Pasukan AS

Jerman saat ini menjadi pusat kehadiran militer AS di benua Eropa. Terdapat sekitar 35 ribu hingga 38 ribu personel militer aktif AS yang ditempatkan di negara tersebut. Negara ini juga menjadi markas bagi Komando Eropa AS (EUCOM) dan Komando Afrika AS (AFRICOM). Selain itu, Jerman menampung fasilitas penting seperti Pangkalan Udara Ramstein dan Pusat Medis Regional Landstuhl.

Pangkalan militer ini sangat penting bagi berbagai operasi pertahanan AS di seluruh wilayah. Lokasi tersebut sering digunakan sebagai titik transit bagi pesawat maupun pasukan yang menuju Timur Tengah. Penarikan pasukan secara mendadak dinilai akan menghadapi berbagai tantangan logistik. Pentagon diprediksi akan kesulitan mencari pangkalan lain di Eropa yang cukup besar untuk menampung seluruh pasukan tersebut.

Trump Pernah Memerintahkan Penarikan Serupa pada 2020

Gagasan untuk menarik pasukan dari wilayah Jerman sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi Trump. Pada tahun terakhir masa jabatan pertamanya di 2020, ia pernah memerintahkan kepulangan 12 ribu tentara AS. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes karena Jerman dianggap terlalu pelit dalam mendanai NATO. Namun, proses penarikan itu berjalan lambat dan akhirnya dibatalkan ketika Joe Biden mengambil alih kepresidenan.

Peluang Trump untuk merealisasikan ancamannya kali ini dinilai akan kembali mendapat hadangan dari parlemen. Parlemen AS sebelumnya telah mengesahkan undang-undang untuk mencegah presiden mengambil keputusan sepihak terkait NATO. Namun, para ahli menilai Gedung Putih tetap memiliki celah untuk melemahkan aliansi tersebut tanpa harus keluar secara resmi. Salah satu caranya adalah dengan menarik pasukan AS dari Eropa.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin
Internasional

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin

17 Oktober 2026 - 04:20
Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis
Internasional

Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis

15 Oktober 2026 - 21:25
Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada
Internasional

Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada

15 Oktober 2026 - 20:32
IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz

12 Oktober 2026 - 17:27
Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan
Internasional

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan

12 Oktober 2026 - 09:30
Iran Tawarkan Mediasi Saat Ketegangan Houthi dan Saudi Memanas
Internasional

Iran Tawarkan Mediasi Saat Ketegangan Houthi dan Saudi Memanas

12 Oktober 2026 - 08:37
Next Post
Suami selingkuh di indekos, istri dosen DK minta cerai dan menolak rujuk

Suami selingkuh di indekos, istri dosen DK minta cerai dan menolak rujuk

Dulu Fans Cari Al El Dul, Kini Syifa Jadi Menantu Maia!

Dulu Fans Cari Al El Dul, Kini Syifa Jadi Menantu Maia!

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com